Air Terjun Parangijo, Karanganyar (Jateng)

AIR TERJUN PARANG IJO

 

Air Terjun Parang Ijo terletak di lereng Gunung Lawu dan memiliki ketinggian sekitar 50 m.  Air terjun ini berjarak tempuh sekitar 20 menit dari komplek wisata candi Cetho.

Legenda

Pada tahun 1942 di sebuah dusun, ada sebuah pohon tua yang sangat besar dan didominasi warna hijau.  Pohon ini dianggap keramat karena tidak bisa ditebang.  Keberadaan pohon itu tidak lama, banjir besar (dikenal dengan nama Baru Klinting oleh masyarakat sekitar) yang melanda daaerah tersebut mampu menumbangkan pohon tersebut dan membawanya bersama derasnya arus.  Akan tetapi pohon tersebut tetap dapat berdiri tegak dan mendapat tempat baru, dimana secara kebetulan menempati diantara tebing (parang), sehingga mempermudah aliran air dari atas tebing menuju lembah melalui batangnya. Aliran air yang terus menerus membuat pohon semakin hijau dengan timbuhnya lumut-lumut.

Pada tahun 1982 banjir Baru Klinting kembali melanda daerah ini dan menerjang pohon diatara parang itu.  Hilangnya pohon menyebabkan aliran air yang awalnya melalui batang pohon kini terjun ke bawah tanpa perantara membentuk air terjun yang dikenal dengan nama Parang Ijo yang berarti berwarna hijau diantara 2 tebing.

Lokasi

Terletak di Dusun Munggur, Desa Girimulyo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah.

Peta dan Koordinat GPS: 7°37’16″S   111°7’59″E

Aksesbilitas

Berjarak sekitar 2 km dari pertigaan Nglorok.  Dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi atau umum baik roda dua atau empat dengan kondisi jalan cukup bagus.  Dari pertigaan Nglorok ambil belokan ke kiri, ke arah Candi Cetho.  Selanjutnya ikutin jalan hingga tiba di lokasi air terjun berada.   Jalan menuju air terjun ini cukup sempit, sangat susah bila ada dua kendaraan berpapasan, berliku dan naik turun.

Bagi pengguna kendaraan umum dari kota Solo naik bis jurusan Tawangmangu atau Matesih dan turun di terminal Karang pandan.  Lalu di terminal ini berganti dengan bis kecil berwarna biru dengan trayek Karang Pandan – Ngargoyoso – Kerjo, turun di pertigaan Nglorok dengan ongkos Rp 2.000,-.  Perjalanan selanjutnya menempuh jalan beraspal sejauh sekitar 1,9 km hingga tiba di pos pemungutan restribusi,  Perjalanan ini bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau naik ojek dengan tarif resmi dan terjangkau.

Tidak jauh dari pos retibusi tersebut terdapat sebuah pertigaan yang kalau lurus menuju ke Air Terjun Jumog dan Candi Sukuh, sedangkan kalau belok kiri ke Candi Cetho dan Air Terjun Parang Ijo.   Ambil belokan kiri dan terus ikuti hingga tiba di lokasi air terjun berada.

Tiket dan Parkir

Tiket masuk adalah Rp 2500 per orang.  Pengelolaan wisata air terjun ini dilakukan oleh masyarakat sekitar.  Sebelumnya membayar tiket restribusi masuk ke kawasan wisata sebelum pertigaaan Ngloros sebesar Rp 1000 bagi pengguna roda dua.

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang tersedia di lokasi ini adalah Menara atau Gardu Pandang, area taman bermain, kolam renang dan juga warung penjaja makanan

 

———-

http://sites.google.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s